Hubungi Kami
halo@naffaah.com

Alih Bahasa: Ustadz Idzki Arrusman حفظه الله
Tanya: Kami pernah meminta penjelasan dari Anda tentang hukum mendengarkan lagu, dan Anda menjawab bahwa lagu-lagu yang mengandung maksiat hukumnya haram untuk didengarkan. Karena itu, bagaimana hukum mendengarkan lagu-lagu religi, lagu nasional, lagu anak-anak, dan lagu ulang tahun, mengingat semuanya biasanya disertai musik, baik di radio maupun televisi?
Jawaban: Bermain alat musik hukumnya haram secara mutlak, dan semua nyanyian yang disertai alat musik juga hukumnya haram. Adapun perayaan ulang tahun adalah bid’ah, dan haram menghadirinya serta ikut serta di dalamnya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:
“Dan di antara manusia ada orang yang membeli perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan.” (Luqman: 6)
Kebanyakan para mufasir mengatakan bahwa lahwul hadits adalah nyanyian, dan termasuk di dalamnya suara alat-alat musik. Abdullah bin Mas‘ud radhiyallahu ‘anhu berkata: “Nyanyian menumbuhkan kemunafikan dalam hati sebagaimana air menumbuhkan tanaman.”
Dalam Shahih Bukhari, Nabi ﷺ bersabda: “Sungguh akan ada dari umatku sekelompok orang yang menghalalkan zina, sutra, khamar, dan alat-alat musik.” Zina: kemaluan yang haram, sutra: sudah dikenal, khamar: segala yang memabukkan, dan alat musik: nyanyian serta alat-alat hiburan.
Dalam Shahihain, dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, Nabi ﷺ bersabda: “Barang siapa membuat sesuatu yang baru dalam urusan (agama) kami ini yang bukan darinya, maka ia tertolak.”
Perayaan maulid termasuk perkara yang diada-adakan, karena Rasulullah ﷺ tidak pernah melakukannya dan tidak memerintahkannya. Beliau adalah orang yang paling tulus nasihatnya bagi umat dan paling mengetahui syariat Allah. Para sahabatnya juga tidak melakukannya, padahal mereka adalah orang yang paling mencintai Nabi ﷺ dan paling bersemangat mengikuti sunnah. Seandainya itu baik, tentu mereka telah mendahului kita. Dalil-dalil tentang hal ini sangat banyak. Hanya kepada Allah kita memohon pertolongan, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan-Nya. Semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepada Nabi kita Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya.1