Hubungi Kami
halo@naffaah.com

Alih Bahasa: Ustadz Idzki Arrusman حفظه الله
Pertanyaan:
Kisah Sa‘d (doanya terhadap orang yang menzaliminya) menunjukkan bolehnya seseorang mendoakan keburukan atas orang yang menzaliminya?
Jawaban:
Ya, sebagaimana firman Allah جلّ وعلا:
لَا يُحِبُّ اللَّهُ الْجَهْرَ بِالسُّوءِ مِنَ الْقَوْلِ إِلَّا مَنْ ظُلِمَ
“Allah tidak menyukai ucapan buruk yang diucapkan secara terang-terangan, kecuali oleh orang yang dizalimi.” (QS. an-Nisā’: 148)
Orang yang dizalimi boleh mendoakan keburukan atas orang yang menzaliminya, meskipun secara terang-terangan.1